10 Rekomendasi Bubur Ayam di Jogja untuk Pagi yang Hangat

Bubur ayam adalah menu yang paling jarang mengecewakan di pagi hari. Hangat, lembut, dan bisa diatur: kuah kuning lebih banyak, tanpa cakwe, atau tambah sate usus. Bagi banyak orang, semangkuk bubur adalah cara paling sederhana memulai hari.
Yang membedakan satu bubur dengan yang lain ada di kuahnya. Bubur yang hambar biasanya hanya mengandalkan kecap, sementara yang dimasak dengan kaldu ayam dan bawang putih terasa gurih sampai suapan terakhir. Tekstur juga menentukan: terlalu encer terasa seperti sup, terlalu padat membuat perut berat sebelum siang.
Sepuluh tempat berikut tersebar dari Kotabaru sampai Condongcatur, dengan jam buka yang berbeda-beda — ada yang sudah mengepul pukul 05.30, ada yang baru buka sore.
Ringkasan bubur ayam di Jogja
| Bubur ayam | Area | Buka | Rating |
|---|---|---|---|
| Bubur Ayam Bang Ade Gejayan | Gejayan, Sleman | 05.30 | 5,0 (66 ulasan) |
| Bubur Ayam & Soto Teras RGM | Sosrowijayan | 06.15 | 4,9 (67 ulasan) |
| Bubur Ayam Hj. Teti 1985 | Sinduadi, Mlati | 16.00 | 4,7 (231 ulasan) |
| Bubur Ayam Bandung Az-Zahra | DR. Sardjito, Terban | pagi | — |
| Bubur Ayam Syarifah | Colombo, Samirono | pagi | — |
| Bubur Ayam Jakarta Mas Dedi | Seturan Raya | pagi | — |
| Bubur Ayam Pak Radi | Tegalrejo | pagi | — |
| Bubur Ayam Nafisa | Soropadan | pagi | — |
| Bubur Yoyong | Magelang, Bumijo | pagi | — |
| Bubur Goreng Ningrat | Gamelan Lor, Kraton | pagi | — |
Sepuluh bubur ayam di Jogja
1. Bubur Ayam Bang Ade Gejayan — Sleman
Ini yang paling pagi di daftar: buka pukul 05.30. Lokasinya di kawasan Gejayan, dekat area kampus, dengan kisaran harga Rp1.000–25.000. Ratingnya 5,0 dari 66 ulasan.
Karena buka sangat pagi, buburnya masih baru dimasak saat pembeli pertama datang — teksturnya lembut dan kuahnya belum mengental karena lama dipanaskan. Ulasan yang muncul menyebut buburnya mantap dan lokasinya dekat kampus, cocok untuk sarapan sebelum kuliah atau kerja.
2. Bubur Ayam & Soto Ayam Teras RGM — Sosrowijayan
Berada di Jl. Sosrowijayan No. 33, buka pukul 06.15, rating 4,9 dari 67 ulasan. Letaknya dekat Malioboro, jadi praktis untuk sarapan sebelum berjalan ke pusat kota.
Yang paling sering dipuji: rasanya berbeda dari bubur pinggir jalan pada umumnya — lebih gurih, dengan kuah yang terasa dimasak, bukan hanya diseduh. Di sini juga tersedia soto ayam kalau ingin menu yang lebih berat.
3. Bubur Ayam Hj. Teti 1985 — Sinduadi
Namanya merujuk tahun mulai berjualan, dan resepnya dipertahankan sejak itu. Alamatnya di Jl. Sinduadi, Kutu Patran, Sinduadi, Mlati, Sleman, buka pukul 16.00 — jadi ini bubur sore, bukan pagi. Rating 4,7 dari 231 ulasan.
Yang membuat orang kembali: kuahnya bisa refill, dan ayamnya empuk. Untuk yang suka bubur dengan kuah banyak, ini nilai lebih tersendiri. Datang menjelang magrib agar tidak kehabisan.
4. Bubur Ayam Bandung Az-Zahra — Terban
Berada di Jl. DR. Sardjito No. 66, Terban, Gondokusuman, dekat kawasan rumah sakit dan kampus. Kuah kaldunya banyak, dengan suwiran ayam yang tidak pelit — pas untuk sarapan yang mengenyangkan sebelum urusan panjang.
5. Bubur Ayam Syarifah — Samirono
Alamatnya di Jl. Colombo No. 30, Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman. Ramai pada pagi hari kerja karena dekat kampus. Porsinya standar, dengan topping lengkap dan sambal yang segar.
6. Bubur Ayam Jakarta Mas Dedi — Seturan
Berada di Ruko Pulohdadi, Jl. Seturan Raya Blok A2, Kledokan, Caturtunggal, Depok. Bergaya Jakarta: kuah kaldu gurih, ayam suwir, kacang kedelai, dan cakwe. Untuk yang terbiasa bubur Jakarta, rasanya lebih familiar.
7. Bubur Ayam Pak Radi — Tegalrejo
Alamatnya di Jl. HOS Cokroaminoto No. 102, Tegalrejo. Buka pagi hingga menjelang siang, dengan porsi yang pas dan harga ringan. Pilihan di sisi barat kota yang tidak perlu masuk jauh ke pusat.
8. Bubur Ayam Nafisa — Soropadan
Berada di Gg. Jembatan Merah No. 104, Soropadan, Condongcatur, Depok, Sleman — di dalam gang, jadi perlu sedikit teliti mencari. Justru karena itu, suasananya lebih tenang dibanding warung pinggir jalan.
9. Bubur Yoyong — Bumijo
Alamatnya di Jl. Magelang No. 11, Bumijo, Jetis. Salah satu yang cukup dikenal di kawasan Jetis. Kuah kuningnya pekat, dan toppingnya lengkap untuk sarapan standar.
10. Bubur Goreng Ningrat — Kraton
Berada di Jl. Gamelan Lor No. 31, Panembahan, Kraton. Yang membuatnya berbeda: selain bubur ayam, ada bubur goreng — bubur yang ditumis dengan bumbu dan telur, sehingga teksturnya lebih padat dan rasanya lebih kuat. Cocok kalau ingin sarapan yang tidak biasa.
Cara memilih sesuai selera
Kalau suka bubur ringan, cari yang kuahnya encer dan topping sederhana. Kalau ingin lebih mengenyangkan, pilih yang menyediakan telur, sate usus, dan jeroan. Untuk sarapan cepat, warung pinggir jalan lebih praktis; untuk sarapan santai bersama keluarga, kedai tetap lebih nyaman karena ada tempat duduk.
Perhatikan juga jam: sebagian warung hanya buka pagi dan tutup sebelum siang, sementara Hj. Teti 1985 justru baru buka sore. Datang ke tempat yang salah waktu adalah kesalahan paling umum.
Untuk sarapan pertama
Mulailah dari bubur dengan topping standar: ayam suwir, kacang kedelai, bawang goreng, dan kerupuk. Setelah tahu selera, baru tambahkan telur atau jeroan. Kalau membawa pulang, minta kuah dipisahkan supaya bubur tidak mengental di perjalanan.





