Hai moms, tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru, dimana salah satunya para orang tua murid TK seperti kita mulai sibuk memilih dan mendaftarkan anak ke sekolah dasar (SD). Lalu sudah siapkan anakku masuk SD? Pengalaman aku nih moms, memilih SD tu susah-susah gampang dan cukup menguras pikiran. Ya gak sih? Gimana engga menguras pikiran, memilih SD terbaik merupakan hal yang penting banget. Hal ini dikarenakan SD merupakan dasar dari jenjang pendidikan anak kita ke depannya. Sehingga pondasi keilmuan dan pembiasaan-pembiasaan baik di SD diharapkan akan menjadi bekal bagi anak kita di kehidupan dan jenjang pendidikan selanjutnya. Jadi sebagai orang tua kita jangan sampai salah pilih SD buat anak-anak kita.

Sudah Siapkah Anakku Masuk SD? Sumber Foto : Ibupedia
Tapi.. ternyata masalahnya enggak sampe di situ aja moms. Terkadang ada hal yang luput dari perhatian orang tua, yaitu sudah siapkah anak kita mengikuti kegiatan pembelajaran dan aktivitas lainnya di SD? Hal ini penting banget loh.. karena anak-anak yang belum siap bersekolah di jenjang SD rentan untuk mengalami kesulitan belajar, terlebih tuntutan pembelajaran pada tingkat SD tentu berbeda dan lebih sulit dibandingkan saat anak masih belajar di TK. Sedangkan kesulitan belajar di SD yang tidak segera teratasi akan merembet dan menjadi penyebab kesulitan-kesulitan belajarnya pada jenjang-jenjang pendidikan selanjutnya. Misalkan dia mengalami kesulitan belajar di SD yang engga tertangani dengan baik, maka di SMP dia juga rentan mengalami kesulitan belajar. Karena seperti yang kita tau di SMP dan jenjang pendidikan seterusnya pelajarannya merupakan pengembangan pelajaran di tingkat pendidikan sebelumnya, dan itu sudah pasti tingkat kesulitannya lebih tinggi.
Dampak kesulitan belajar itu apa sih moms? Kalau anak sulit belajar udah pasti dia bakal susah mengikuti pelajaran di kelas. Hal ini pasti akan mempengaruhi nilai akademisnya, anak jadi sulit meraih prestasi terbaiknya. Dampak kesulitan belajar ini engga cuma segitu aja, lebih jauh kesulitan belajar ini akan mempengaruhi kepercayaan diri dan harga diri si anak. Sedangkan kepercayaan diri dan harga diri (perasaan bahwa dirinya berharga) tersebut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan seseorang baik di karir maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Fiuhhhh… Kebayang kan betapa kasiannya anak-anak ini?
Terus.. faktor-faktor apa sih yang menentukan seorang anak sudah dapat dikatakan siap masuk sekolah (dalam ha ini SD)? Pada dasarnya banyak faktor yang mempengaruhi anak sudah siap sekolah atau belum. Tapi setidaknya ada beberapa faktor dasar yang wajib dimiliki anak agar mampu mengikuti kegiatan belajar di SD, yaitu : adaptasi (kemampuan menyesuaikan diri), emosi (kemampuan menunjukkan ekspresi perasaan sesuai dengan usianya), kemandirian, daya ingat, kemampuannya untuk dapat memfokuskan perhatian dan berkonsentrasi pada aktivitas yang sedang dilakukannya dalam kurun waktu tertentu, kemampuan duduk tenang, kemampuannya untuk bisa mengerjakan tugas sampai tuntas, kemampuan dasar baca, tulis dan hitung (calistung). Di point terakhir ini pada dasarnya bukan mewajibkan anak sudah mampu baca tulis dan hitung (calistung), namun anak memiliki kemampuan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung. Kemampuan dasar calistung ini misalnya, anak mampu membedakan bentuk, ukuran, posisi, serta kematangan motorik kasar dan halus.
Bagaimana caranya kita bisa tau apakah anak kita masuk dalam kategori siap sekolah dasar atau belum? Jawabanya dapat diketahui setelah anak kita mengikuti tes kesiapan masuk SD (tes kematangan) yang diberikan oleh psikolog pendidikan. Psikolog tersebut nantinya akan memberikan rekomendasi apakah anak kita sudah siap SD atau sebaiknya menunda agar anak lebih matang dan siap bersekolah di SD, disertai dengan saran pengembangan, yaitu stimulasi-stimulasi yang bisa dilakukan anak dengan didampingi orang tua di rumah. Lihat selengkapnya rekomendasi psikolog terbaik di Jogjaasik!
Catatan:
anak jadi sulit menampilkan prestasinya sesuai potensi yang sebenarnya ia miliki.
Bagaimana cara kita agar anak kita memiliki kemampuan-kemampuan di atas? Jawabannya adalahi dengan memberikan stimulasi-stimulasi kemampuan tersebut sejak dini, sedangkan untuk mengetahui apakah anak kita masuk dalam kategori siap sekolah dasar atau belum dapat diketahui dengan mengikuti tes kesiapan masuk SD (tes kematangan) yang diberikan oleh psikolog pendidikan, Psikolog tersebut nantinya akan memberikan rekomendasi apakah anak kita sudah siap SD atau sebaiknya menunda agar anak lebih matang dan siap bersekolah di SD, disertai dengan saran pengembangan, yaitu stimulasi-stimulasi yang bisa dilakukan anak dengan didampingi orang tua di rumah.







