Home » Wisata Jogja » Bukit Paralayang Parangtritis Jogja: Sensasi Sunset Paling Dramatis dengan View Samudera yang Gak Ada Obat!

Bukit Paralayang Parangtritis Jogja: Sensasi Sunset Paling Dramatis dengan View Samudera yang Gak Ada Obat!

by 

Bukit Paralayang Parangtritis Jogja: Sensasi Sunset Paling Dramatis dengan View Samudera yang Gak Ada Obat!

Bukit Paralayang Parangtritis Jogja adalah destinasi wajib buat kamu, sobat Jogjaasik, yang lagi mencari pengalaman liburan dengan pemandangan anti-mainstream dan memacu adrenalin! Nggak cuma Pantai Parangtritis aja yang punya daya tarik, ada surga di ketinggian yang letaknya nggak jauh dari ikon wisata Jogja itu. Yup, bukit ini bukan sekadar tempat untuk menyaksikan sunset yang indah, tapi juga spot paling keren buat kamu yang ingin merasakan sensasi terbang bebas layaknya burung di udara. Seru banget, kan!

Di tengah hiruk pikuk kota Jogja yang makin ramai, kadang kita butuh banget healing yang menawarkan pemandangan lapang dan hembusan angin yang bikin semua penat langsung hilang. Nah, di sinilah keajaiban Bukit Paralayang Parangtritis Jogja hadir! Dari atas bukit, kamu bisa melihat seluruh garis pantai selatan, hamparan Samudera Hindia yang luas, hingga deretan perbukitan hijau yang asri. Pokoknya, pemandangannya ciamik abis dan instagenic banget deh!

Puncak Watu Gupit: 'Lantai Dua' Parangtritis yang Penuh Pesona

Banyak yang menyebut destinasi ini sebagai Bukit Paralayang Parangtritis Jogja, tapi secara administratif, bukit ini lebih dikenal dengan nama Bukit Watu Gupit atau Bukit Paralayang Watugupit. Lokasinya memang berada di Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, meskipun sangat berdekatan dengan Pantai Parangtritis di Bantul.

Keberadaan bukit ini menjadikannya "lantai dua" terbaik untuk menikmati seluruh kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya dari ketinggian. Saking populernya, bukit ini nggak cuma jadi tujuan para wisatawan lokal, tapi juga turis mancanegara, lho! Udah kebayang dong sekeren apa pemandangannya?

Kenapa Bukit Paralayang Parangtritis Jogja Selalu Ramai?

Tentu saja jawabannya adalah sunset. Kalau kamu datang ke Bukit Paralayang Parangtritis Jogja saat sore hari, bersiaplah untuk terpana. Saat matahari mulai turun, langit di atas Samudera Hindia akan memamerkan kombinasi warna oranye, merah, dan ungu yang super dramatis. Momen ini nggak akan kamu temukan di tempat lain. Makanya, bukit ini jadi spot favorit para pemburu senja dan sering jadi lokasi pre-wedding yang romantis.

Selain pemandangan senja, di sore hari juga kamu sering bisa menyaksikan atraksi keren dari para atlet paralayang yang sedang latihan. Mereka melayang dengan parasut warna-warni di atas Samudera, menambahkan elemen keindahan dan ketegangan yang bikin mata nggak mau berkedip. Jadi, meskipun kamu nggak tertarik untuk terbang, menikmati pemandangan di Bukit Paralayang Parangtritis Jogja aja udah cukup banget buat refreshing!

Sensasi Terbang Bebas di Atas Samudera Hindia (Paralayang di Jogja)

Nah, ini nih daya tarik utama yang nggak bisa kamu lewatkan! Kalau kamu tipikal orang yang suka tantangan dan ingin memacu adrenalin, wajib banget mencoba paralayang di Jogja dari atas bukit ini. Rasa-rasanya liburan ke Jogja jadi kurang komplit tanpa pengalaman unik ini, ya nggak sih?

Menarik Untuk Dibaca :  9 Rekomendasi Wisata Low Budget di Jogja, Liburan Hemat Tanpa Bikin Kantong Sekarat

Saat melakukan take-off dari tebing Bukit Paralayang Parangtritis Jogja, kamu akan merasakan sensasi melayang yang luar biasa sambil disuguhi pemandangan Pantai Parangtritis, Gumuk Pasir, hingga birunya laut selatan yang membentang luas. Kamu nggak perlu khawatir soal keselamatan, karena buat pemula ada paket terbang tandem yang artinya kamu akan didampingi oleh instruktur yang sudah ahli dan profesional.

Durasi terbangnya sendiri berkisar antara 10 hingga 20 menit, tergantung kondisi angin. Meskipun singkat, tapi pengalaman melihat dunia dari sudut pandang burung ini akan jadi kenangan seumur hidup yang nggak bisa ditukar dengan apa-apa! Bener-bener sepadan deh dengan biaya yang kamu keluarkan.

Panduan Lengkap Rute dan Akses ke Bukit Paralayang Parangtritis Jogja

Mau ke sana tapi bingung rutenya? Tenang aja! Akses menuju Bukit Paralayang Parangtritis Jogja ini cukup mudah kok, dan bisa dijangkau baik dengan motor maupun mobil. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, atau kurang lebih 1 jam perjalanan.

Penting: Karena jalurnya ada tanjakan yang lumayan tajam di beberapa titik, pastikan kondisi kendaraan kamu dalam keadaan prima ya! Ban harus sehat, rem harus pakem, dan jangan lupa isi bensin full tank. Jangan sampai liburanmu terhambat gara-gara kendaraan ngadat di tengah jalan, huufftt!

Rute Menuju Bukit Paralayang Parangtritis Jogja dari Pusat Kota

Begini nih panduan simpel buat kamu yang berangkat dari area Malioboro atau Titik Nol Kilometer Jogja:

  1. Start dari Kota: Arahkan kendaraan kamu ke selatan menuju Jalan Parangtritis. Ikuti terus jalan utama ini.
  2. Lewati Ring Road: Terus lurus ke selatan hingga kamu melewati lampu merah Ring Road Selatan. Tetap ikuti Jalan Parangtritis.
  3. Kawasan Pantai: Lurus terus sampai kamu tiba di pintu retribusi kawasan Pantai Parangtritis. Kamu akan membayar retribusi kawasan wisata di sini.
  4. Arah ke Timur: Setelah memasuki kawasan pantai, jangan berhenti di pantai utamanya! Terus susuri jalan di tepi Pantai Parangtritis ke arah timur (ke kiri).
  5. Mulai Menanjak: Setelah melewati perkampungan dan lahan parkir pantai, jalan akan mulai menanjak tajam. Ini adalah kawasan perbukitan di sebelah timur Pantai Parangtritis.
  6. Pertigaan Kunci: Ikuti jalan yang menanjak tersebut sampai kamu menemukan pertigaan. Ambil belok kanan dan ikuti jalan tersebut lurus.
  7. Sampai! Setelah menempuh sedikit perjalanan menanjak, kamu akan sampai di area parkir Bukit Paralayang Parangtritis Jogja atau Bukit Watu Gupit.
Menarik Untuk Dibaca :  Pesona Air Terjun Luweng Sampang Gunung Kidul Jogja, Wisata Unik di Jogja Layaknya Antelope Canyon Amerika

Kamu juga bisa menggunakan bantuan GPS atau taksi online, meskipun transportasi umum yang langsung sampai ke lokasi ini memang belum ada. Pokoknya, jangan sampai nyasar ya, sobat!

Info Praktis: Harga Tiket Masuk, Jam Buka, dan Biaya Terbang

Biar liburanmu makin lancar, yuk kita bahas info-info penting seputar biaya dan jam operasional Bukit Paralayang Parangtritis Jogja ini!

Harga Tiket Masuk (HTM) dan Biaya Parkir

Untuk bisa menikmati keindahan Bukit Paralayang Parangtritis Jogja, kamu akan melalui dua kali pos retribusi:

Jenis BiayaHarga (Perkiraan)Catatan
Retribusi Kawasan Pantai ParangtritisRp 10.000 / orangDibayar di gerbang utama
Retribusi Masuk Bukit Paralayang WatugupitRp 5.000 / orangDibayar di pos penjagaan dekat bukit
Parkir MotorRp 3.000
Parkir MobilRp 5.000 - Rp 10.000
Parkir MinibusRp 15.000

Berapa Biaya untuk Mencoba Paralayang?

Kalau kamu hanya ingin menikmati pemandangan dan sunset di Bukit Paralayang Parangtritis Jogja, kamu hanya perlu membayar biaya tiket masuk dan parkir di atas. Tapi, kalau kamu ingin mencoba terbang tandem paralayang, kamu harus menyiapkan dana tambahan nih!

Biaya untuk sekali terbang tandem bersama instruktur profesional umumnya berkisar antara Rp 350.000 hingga Rp 500.000 per orang. Harga ini biasanya sudah mencakup semua perlengkapan keselamatan (helm, harness, parasut), layanan instruktur, dan bahkan dokumentasi video atau foto. Pengalaman sekali seumur hidup ini dijamin sepadan dengan harganya!

Jam Buka dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Secara umum, area Bukit Paralayang Watugupit ini buka setiap hari, bahkan 24 jam bagi yang hanya ingin bersantai atau menikmati pemandangan. Namun, waktu operasional untuk wahana paralayang sendiri cenderung lebih spesifik, biasanya sekitar pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, tergantung stabilitas angin.

Kapan sih waktu terbaik datang ke Bukit Paralayang Parangtritis Jogja?

  • Pengejar Paralayang: Datanglah saat pagi hari sebelum pukul 10.00 WIB atau pada rentang waktu 10.00-16.00 WIB saat angin sedang stabil.
  • Pengejar Sunset: Sore hari menjelang petang adalah waktu paling ramai dan terbaik untuk menikmati pemandangan sunset yang dramatis. Angin sore yang sejuk juga bikin betah berlama-lama di sana!

Tips Seru Menikmati Keindahan Bukit Paralayang Parangtritis Jogja

Supaya kunjunganmu makin maksimal dan nyaman, ada beberapa tips nih dari Jogjaasik yang bisa kamu terapkan:

  1. Kenakan Pakaian Nyaman: Angin di atas bukit cenderung kencang dan suhu bisa lebih dingin, apalagi menjelang malam. Bawa jaket atau outer yang nyaman, dan gunakan alas kaki yang nggak mudah lepas.
  2. Jaga Kesehatan: Khusus buat yang mau paralayang, pastikan kondisi fisik kamu benar-benar fit ya, karena ini adalah aktivitas yang cukup ekstrem. Kalau punya gangguan jantung atau pernapasan, lebih baik nikmati pemandangan indahnya dari daratan aja.
  3. Siapkan Kamera! Bukit Paralayang Parangtritis Jogja ini adalah spot foto terbaik yang nggak boleh kamu sia-siakan! Bawa kamera atau handphone dengan baterai penuh. Kalau perlu, sewa aja jasa fotografer liburan di Jogja biar hasil fotonya makin ciamik dan instagenic!
  4. Bawa Uang Tunai: Walaupun sudah banyak tempat yang menerima pembayaran non-tunai, untuk biaya retribusi dan parkir, biasanya pembayaran tunai masih lebih dominan. Siapkan uang kecil untuk mempermudah transaksi.
  5. Cicipi Kuliner Sekitar: Setelah puas di atas bukit, kamu bisa turun ke bawah untuk menikmati aneka seafood segar di Pantai Depok yang lokasinya nggak jauh dari sana.
  6. Jangan Buang Sampah Sembarangan: Penting banget nih, sobat. Jaga kebersihan kawasan Bukit Paralayang Parangtritis Jogja supaya keindahan alamnya tetap lestari. Bawa kembali sampahmu atau buang di tempat yang sudah disediakan!