Home » Kuliner » Rekomendasi Wisata Kuliner Tradisonal Jogja, Bakmi dan Pecel dengan Citarasa Khas Bertahan Puluhan Tahun Lamanya

Rekomendasi Wisata Kuliner Tradisonal Jogja, Bakmi dan Pecel dengan Citarasa Khas Bertahan Puluhan Tahun Lamanya

by 

Rekomendasi wisata kuliner tradisonal Jogja. Foto: instagram @bakmijowombahgito

JOGJAASIK-Rekomendasi wisata kuliner tradisonal Jogja menjadi salah satu menu yang dicari banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogja. Apalagi dengan citarasa yang khas Jogja, menjaidkan menu tradisinoal pilihan berwisata kuliner.

Do Jogja ada beberapa kuliner tradisonola yang melegenda dan sudah berusia puluhan tahun. Yang pertama ada Bakmi Mbah Gito. Warung ini memiliki desain interior yang didominasi oleh kayu menciptakan suasana tradisional yang kental di beberapa sudut warung. Terdapat patung-patung khas Jawa dengan ukiran wajah presiden menambah kesan budaya yang kental.

Saat memasuki warung, pengunjung disambut dengan hangat oleh interior kayu yang khas Jawa menciptakan suasana yang estetis desain yang menggunakan kayu menarik perhatian pengunjung menciptakan suasana yang tenang dan Syahdu terutama dengan pencahayaan yang menggantung layaknya Lentera.

Bakmi jawa yang disajikan di warung ini sangat terkenal dimasak secara tradisional menggunakan Anglo. Warung ini menjadi tujuan favorit bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati bakmi jawa yang lezat dan menggugah selera bakmi goreng jawa dan bakmi godok ala Mbah Gito. Menu andalan yang tersedia di sini pada malam tertentu pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan wayang sambil menikmati hidangan bakmi. Nikmati bakmi Jawa sambil menonton pertunjukan wayang adalah pengalaman unik yang hanya dapat ditemukan di warung bakmi Mbah Gito.

Kemudian yang kedua Ayam Goreng Mbah Cemplung. Sebuah warung legendaris di utara desa wisata Kasongan sejak tahun 1973 tetap menjadi favorit pecinta ayam goreng. Meski terletak di lokasi yang agak tersembunyi, warung ini terkenal dengan cita rasa ayam bumbu rempah yang gurih disajikan dengan lalapan dan dua jenis sambal istimewa. Potongan ayam kampung yang besar adalah salah satu ciri khasnya dengan tambahan lalapan lengkap dan porsi nasi yang melimpah. Seporsi nasi saja sudah cukup untuk dua orang. Warung ini juga memiliki cabang di desa Tirtonirmolo.

Menarik Untuk Dibaca :  Promo KFC Jogja September 2024 Terbaru: Menu Super Besar dengan Harga Mulai Rp 39 Ribu

Yang ketiga ada Pecel Mbah Warno. Warung ini menawarkan menu sego pecel dengan daun bayam kembang turi, daun kenikir dan taoge yang disiram sambal pecel khas Yogyakarta dengan cita rasa manis gula jawa. Lauk utamanya adalah lele dan belut goreng. Meskipun Mbah Warno telah meninggal, usaha ini Diteruskan oleh anak dan menantunya yang mewarisi resep dan cara masak tradisional. Mbah Warno telah berjualan pecel selama sekitar 50 tahun, yang awalnya dengan cara keliling sebelum membuka warung di rumahnya.

Ciri khas pecelnya terletak pada sambal atau saus kacangnya yang ditumbuk kasar dengan aroma wangi dan segar serta rasa cabe yang pedas dan manis gula Jawa. Warung ini tidak hanya menyajikan pecel tetapi juga menu lain seperti mangut lele, lele goreng, belut goreng, sayur tempe dan krecek serta berbagai baceman dan gorengan. Belut goreng menjadi menu favorit dengan keistimewaannya yang tanpa duri pipih dan crispy karena dipersiapkan dengan teliti.*