
Ilustrasi
JOGJAASIK-Seorang pria, Giyarto alias Kanthil (52) warga Canden RT 003 Canden Bantul ditemukan tewas di teras rumah kosong milik Sumarno di Dusun Karangnongko Dk Balakan RT 04 Sumberagung Jetis Bantul, Sabtu (28/12) pukul 19.15.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana SSn membenarkan kejadian tersebut. "Korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya," ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/12).
Disebutkan, awalnya pada Sabtu 28 Desember 2024 sekira pukul 10.30 korban diketahui karena kondisi sakit di antar berobat oleh saksi 1 Widarsono dan saksi Naufal ke Puskesmas Jetis 2 dan telah diperiksa oleh Dokter jaga di UGD.
Adapun hasil pemeriksaan oleh dokter bahwa HB korban rendah selanjutnya diberikan obat berupa Paracetamol, Sulfas Ferosus (obat penambah darah), Dimenhidrinat (obat mual) dan diperbolehkan pulang. Selanjutnya para saksi membawa korban untuk kembali namun pada saat berada di parkiran Puskesmas Jetis 2 korban sempat mengalami kejang.
Selanjutnya saksi Widarsono melaporkan kembali kondisi korban dan di jawab oleh dokter jaga bahwa kejang tersebut akibat dari HB yang rendah. Kemudian kedua saksi membawa korban ke tempat tinggalnya atau di teras rumah kosong.
Pada saat dalam perjalanan korban meminum obat yang diberikan oleh Puskesmas Jetis 2. Sesampainya korban di tempat tinggalnya atau teras rumah kosong, kedua saksi 1 meninggalkan korban untuk beristirahat.
Sekira pukul 19.15 saksi 3 Catur sewaktu berjualan di warung angkringan mengetahui korban meninggal dan melaporkan ke pihak berwajib. Dari hasil pemeriksaan dari tim Identifikasi Polres Bantul bersama dokter Puskesmas Jetis 2 pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.
Saat ditemukan dalam posisi tergeletak miring kanan tidak menggunakan pakaian dan mulut korban mengeluarkan muntahan darah dan cairan. Pada pukul 21.15 dilakukan penyerahan korban oleh Kapolsek Jetis kepada pihak keluarga korban Barno, kakak kandung korban yang disaksikan Lurah Sumberagung dan Dukuh Balakan, dimana pihak keluarga menerima kejadian tersebut.
Menurut Jeffry dari keterangan saksi-saksi bahwa korban tinggal sebatang kara dan mengalami gangguan keterbelakangan mental dan sudah sejak lama tinggal di teras rumah kosong tersebut dengan membuat bilik dari kain. Sebelumnya korban juga pernah mengalami kecelakaan lalulintas pada tahun 2023 dan cidera pada bagian kaki betis sebelah kanan dengan dipasang platina dimana saat ini tidak ada perawatan.








