Home » Hits » Jalan Berlubang di Jogja Makan Korban, Pejalan Kaki Tewas Terperosok Gorong-gorong

Jalan Berlubang di Jogja Makan Korban, Pejalan Kaki Tewas Terperosok Gorong-gorong

by 

Evakuasi korban terperosok gorong-gorong. Foto: Basarnas Yogyakarta

JOGJAASIK-Seorang pejalan kaki tewas usai terperosok ke dalam gorong-gorong yang dialiri banjir pada di Jalan Yogya-Wates Kilometer 10, Bandung Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Minggu (15/12) petang. Tubuhnya hanyut dan sempat hilang sehari semalam. Dia ditemukan tewas pada Senin (16/12) pagi.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengungkapkan, korban sebelumnya hilang terseret banjir di saluran air pada Minggu (15/12) sore sekitar pukul 17.45 WIB.
Kejadian itu awalnya diketahui oleh Pariaman (58), warga setempat. Sore itu saksi melihat seorang laki-laki yakni korban berada di atas saluran air Jalan Yogya-Wates yang tidak ada penutupnya. Saat itu kondisi selokan tengah banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat. Diduga korban tak mengetahui jika penutup gorong-gorong ada yang lepas. Dia tak sadar jika di depannya jalan berlubang.

"Pariaman melihat korban melangkahkan kakinya yang akhirnya korban jatuh masuk dalam saluran air tersebut," ucap Jeffry. Usai terperosok gorong-gorong, korban kemudian terbawa banjir. Mengetahui kejadian itu, kemudian Pariaman meminta bantuan sejumlah warga setempat untuk bergegas menolong korban. Namun derasnya air membuat korban terseret ke dalam gorong-gorong dan tak bisa ditemukan.
"Atas kejadian tersebut sejumlah warga melaporkan ke Piket Polsek Sedayu untuk meminta bantuan," tandas Jeffry. Polisi kemudian melakukan pencarian. Namun hingga malam, korban tak ditemukan. Pencarian dihentikan karena banjir makin besar.

Jeffry menjelaskan, upaya evakuasi korban akhirnya membuahkan hasil pada Senin pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
"Setelah dilakukan identifikasi oleh tim INAFIS Polres Bantul, dari hasil sidik jari muncul identitas korban adalah Parjono," katanya, Senin (16/12). Dia menjelaskan, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar 100 meter dari lokasi kejadian awal laka air pada Senin sekira pukul 09.15 WIB.
Korban ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yakni kepolisian, Basarnas, Polairud, SAR, dan relawan setempat. "Kini jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penanganan lebih lanjutnya," tuturnya.*