Home » Hits » Heboh di Jogja!! Mahasiswi Disiram Air Keras Oleh Mantan Pacar Gara-gara Menolak Balikan

Heboh di Jogja!! Mahasiswi Disiram Air Keras Oleh Mantan Pacar Gara-gara Menolak Balikan

by 

Pelaku penyiraman air keras diamankan polisi.

JOGJAASIK-Sakit hati gara-gara ditolak balikan, seorang mahasiswa berinisial B (25) nekat mengotaki penyiraman air keras terhadap mantan pacarnya, Nts saat malam Natal, Selasa (24/12) malam. Dia menyewa seorang eksekutor dan menyerang korban di kos-kosannya di daerah Brontokusuman Kota Yogya.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Probo Satrio kepada wartawan, Kamis (26/12) menjelaskan tersangka B menyewa pria berinisial S yang merupakan pekerja serabutan sebagai eksekutor. Akibat perbuatannya, kedua pelaku saat ini harus mendekam di sel tahanan Polresta Yogyakarta.
"Korban merupakan mahasiswi asal Kalimantan Barat. Sedangkan mantan pacarnya B, juga berasal dari Kalimantan Barat," kata Kompol Probo Satrio. Dijelaskan Probo, korban dan pelaku berpacaran sejak tahun 2021. Kemudian, pada bulan Agustus 2024 mereka berpisah. Kendati demikian, pelaku tidak terima diputus oleh Nts dan berusaha minta balikan.
Kendati demikian, upaya pelaku yang merupakan Mahasiswa S2 salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta ini tidak membuahkan hasil. Pelaku ini akhirnya memberikan ancaman terhadap korban. "Pelaku akhirnya mengancam korban. Intinya, kalau mereka tidak bisa bersatu, kalau nanti sakit, ya sakit semua. Sama-sama merasakan," tandasnya.
Dikatakan Probo, pada 12 Desember 2024, B menggunggah status di Facebook yang berisi membutuhkan orang untuk bekerja apa saja. Di situlah dia berkomunikasi dengan S asal Kuningan. Dia tertarik dengan lowongan yang pelaku bagikan di facebook. Singkat cerita, S sepakat untuk menjalankan rencana tersangka B. Diamenyanggupi bayaran yang dijanjikan tersebut. "Kedua pelaku kemudian merencanakan penyerangan terhadap korban. Air keras itu dibeli di salah satu toko kimia di Malioboro," beber Probo.
Setelah mendapat bayaran, S lalu beraksi seorang diri pada 24 Desember 2024 petang. Dia mendapat informasi dari B, kalau korban saat itu berada di kosnya karena hendak beribadah ke gereja sekira pukul 19.00 WIB.
Pelaku S selanjutnya mendatangi kos korban dengan mengenakan jaket ojek online, masker, dan membawa air keras dalam gelas plastik. Dengan berpura-pura mengantar es teh, dia masuk ke kos korban.
"Entah B ini mendapat informasi dari mana. Akhirnya, benar pelaku datanglah ke kos korban yang berada di daerah Brontokusuman Yogyakarta, pukul 18.30 WIB," katanya.
Setelah sampai di depan pintu, pelaku langsung membuka dan melihat korban sedang selesai mandi, menggunakan handuk sedada. Pelaku langsung menyiram air keras itu.
"Siraman air keras itu mengenai mukanya dan sekujur tubuh korban. Kemudian, korban teriak, teriak keras. Akhirnya, pelaku langsung lari," jelas Probo.
Korban berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Usai kejadian ini, polisi langsung bergerak mencari korban. rekaman CCTV kemudian mengidebtifikais motor pelaku S. Dia dilacak dan kemudian tertangkap. Kepada polisi, S mengaku mengiramkan air keras kepada korban atas suruhan dari B. Maka, polisi bergerak meringkus B di kediamannya..*