Home » Hits » Viral Sekelompok Pemuda Keroyok Karyawan Warung Makan di Sleman Gara-gara Kehabisan Kuah Nasi Padang, Akhirnya Berakhir Minta Maaf

Viral Sekelompok Pemuda Keroyok Karyawan Warung Makan di Sleman Gara-gara Kehabisan Kuah Nasi Padang, Akhirnya Berakhir Minta Maaf

by 

Ilustrasi pemukulan. (pixabay)

JOGJAASIK-Sekelompok pemuda berbuat onar di Rumah Makan Padang Sinar Minang yang berada di Godean, Sleman, Rabu (1/1) dini hari usai perayaan tahun baru. Mereka mengeroyok karyawan rumah makan gara-gara kehabisan kuah. Usai kejadian ini viral, para pelaku meminta maaf dan membuat klarifikasi.
Video aksi penganiayaan itu viral sejak Rabu siang. Dalam video yang viral di media sosial, tampak sekelompok pemuda berdiri di depan meja kasir. Tidak lama kemudian, keributan terjadi. Pemicunya karena mereka meminta kuah nasi Padang tapi tidak diberi oleh korban dengan alasan kehabisan. Mereka kemudian tersulut emosi.

Seorang pemuda terlihat menendang kaki karyawan rumah makan, sementara pemuda lain tampak berlari hendak menyerang. Beruntung, karyawan tersebut segera menjauh untuk menghindari aksi kekerasan.
Di sisi lain, seorang pemuda dari kelompok itu tampak berusaha melerai dan menahan temannya agar tidak melanjutkan tindakan tersebut. Setelah itu, pemuda yang emosi lantas meninggalkan lokasi.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Salamun mengatakan peristiwa tersebut belum dilaporkan secara resmi ke Polsek Godean. Kendati demikian, kasus ini sudah dalam penanganan unit Reskrim Polsek Godean. "Petugas sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan interogasi terhadap pemilik rumah makan Padang," pungkas Salamun, Kamis (2/1).

Tak lama setelah video itu viral, para pelaku mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Pelaku meminta maaf kepada pihak korban penganiayaan dan manajemen rumah makan. "Kedua belah pihak sudah saling memaafkan," ujar Iptu Salamun. Dia menjelaskan pertemuan antara pelaku, korban dan manajemen RM Padang Sinar Minang berlangsung Rabu (1/1) malam.
"Permintaan maaf dilakukan secara langsung oleh para pelaku. Setelah itu, pernyataan permintaan maaf ini terunggah di sejumlah media sosial," beber Salamun.

Menarik Untuk Dibaca :  Buy One Get One Free di Sport Station, Simak Info Promo dan Diskon Terbaru Jogja Berlaku Akhir Juli 2024

Kapolsek Godean Kompol Haryanto menambahkan, setelah kejadian timnya langsung bergerak. Hasilnya diketahui keberadaan dua kelompok pelaku, di antaranya di Margodadi, Seyegan dan Gamol, Balecatur, Gamping.
Pencarian ini berdasarkan rekaman CCTV rumah makan Padang. Dia menyebut terlihat ada tujuh pelaku yang terlibat dalam kericuhan tersebut. Dua pemuda di antaranya melakukan penganiayaan secara langsung dan terekam CCTV.
"Polisi juga memfasilitasi pertemuan korban, pelaku dan manajemen rumah makan Padang," jelasnya. Dikatakan disepakati damai secara kekeluargaan, pelaku juga membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. "Dalam pertemuan itu disepakati, perdamaian kedua belah pihak. Pelaku juga membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya," tandasnya.