Home » Kuliner » Sate Kere Hingga Soto, Ini Rekomendasi 5 Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo

Sate Kere Hingga Soto, Ini Rekomendasi 5 Kuliner Legendaris Pasar Beringharjo

by 

Ilustrasi kuloner di Pasar Beringharjo Jogja. Foto: wikipedia

JOGJAASIK.-Pasar Beringharjo merupakan bagian penting dari berwisata ke Malioboro Jogja. Sudah lama Pasar Beringharjo menjadi ikon belanja di pusat Jogja. Ada aneka barang mulai dari batik, oleh-oleh, kerajinan hingga bumbu dapur.
Namun, pasar ini ternyata tidak hanya menawarkan produk tekstil dan pakaian saja melainkan juga merupakan surganya para pecinta kuliner. Jadi bagi mereka yang merasa lelah setelah seharian berjalan-jalan di Pasar Beringharjo, wisata kuliner adalah solusi terbaik.
nah, berikut 5 rekomendasi kuliner di Pasar Beringharjo Jogja yang wajib dicoba seperti dikutip dari akun Youtube 10Bestid.

  1. Es Dawet Mbah Hari.
    Mbah Hari telah berjualan es dawet sejak berusia 12 tahun di pintu utara pasar Beringharjo tengah. Es dawet yang dijual oleh Embah Hari ini berisi cendol cincau hijau atau chaucau, potongan nangka lalu disiram dengan air santan dan air gula merah. Mbah Hari yang berusia 73 tahun ini menjual es dawet dengan harga murah hanya Rp 5.000an saja.
  2. Sego Empal Bu Warno
    Salah satu hidangan legendaris di Pasar Beringharjo adalah sego empal Bu Warno. Kuliner ini berisi irisan daging sapi yang digoreng setelah direbus selama sekitar 6 jam untuk memastikan keempukan dagingnya. Proses perebusan masih dilakukan secara konvensional dengan menggunakan tungku kayu dan kemudian daging didiamkan semalaman untuk meresapkan bumbunya dengan sempurna. Warung Sego Empal Bu Warno terletak di selatan parkir lantai 2 Pasar Beringharjo.
  3. Warung Gado-gado Bu Hadi
    Di Pasar Beringharjo warung ini termasuk warung yang legendaris. Gado-gado menjadi menu utama unggulan di warung ini dengan komposisi yang melibatkan kupat, toge, timun, kol, kentang rebus tahu telur rebus. Semuanya disiram dengan bumbu kacang yang diracik sendiri dengan rempah-rempah pilihan. Gado-gado Bu Hadi buka dari pagi hingga 15.00 sore berlokasi langsung di hadapan Warung Sego Empal BU Warno.
    4.Soto Mbah Galak.
    Warung ini dinamai Mbah Galak karena penjual pertamanya dulu terkenal galak bahkan mengomel kepada pengunjung dengan suara keras. Namun saat ini Warung Soto ini sudah beralih ke generasi ketiga. Untuk menuju ke warung ini kamu dapat memasuki pasar Beringharjo dari Pintu Selatan yang berada di utara Masjid Muttaqian.
    5.Sate Kere
    Penjual sate kere berjejer di pinggir jalan sebelah selatan Pasar Beringharjo. Asap yang tercium dan aroma sate yang sedang dipanggang di atas arang api dapat membuat selera makan muncul. Sate kere terbuat dari gajih atau lemak sapi yang kemudian diberi bumbu rempah dan kecap. Ketika dinikmati, sate kere memberikan sensasi kenyal di mulut.*