Home » Wisata Jogja » Puncak Suroloyo, Menguak Pesona Mistis dan Keindahan Alam di Atap Menoreh

Puncak Suroloyo, Menguak Pesona Mistis dan Keindahan Alam di Atap Menoreh

by 

Puncak Suroloyo, Menguak Pesona Mistis dan Keindahan Alam di Atap Menoreh

Jika kamu mencari pengalaman wisata puncak Jogja yang berbeda, cobalah menjejakkan kaki di Puncak Suroloyo. Sebagai salah satu destinasi yang menyimpan sejuta cerita, Puncak Suroloyo bukan sekadar titik tertinggi di Pegunungan Menoreh, melainkan juga tempat yang sarat dengan nilai sejarah dan spiritualitas. Buat kamu yang penasaran Puncak Suroloyo dimana, ia terletak di perbatasan antara Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tepatnya, Puncak Suroloyo ini berada di Dukuh Keceme, Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.

Puncak Suroloyo menjadi primadona bagi para pencari ketenangan dan keindahan alam yang tak tertandingi. Dari sini, kamu bisa menyaksikan panorama empat gunung sekaligus: Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing, ditambah lagi dengan megahnya Candi Borobudur yang terlihat begitu mungil dari ketinggian. Sungguh pemandangan yang akan membuatmu tertegun!

Mengenal Puncak Suroloyo Lebih Dekat: Lokasi dan Ketinggian

Banyak yang bertanya, Puncak Suroloyo ada dimana? Seperti yang sudah disebutkan, Puncak Suroloyo ini berada di kawasan Pegunungan Menoreh, yang menjadi perbatasan alami antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Secara administratif, sebagian besar wilayah puncak ini termasuk dalam Kabupaten Kulon Progo, tepatnya di Kecamatan Samigaluh. Inilah kenapa sering disebut Puncak Suroloyo Kulon Progo. Namun, karena letaknya yang berdekatan, tidak jarang orang juga mengaitkannya dengan Puncak Suroloyo Magelang. Jadi, jangan bingung ya kalau ada yang menyebut kedua lokasi tersebut. Puncak Suroloyo Yogyakarta ini memang menawarkan keunikan geografisnya.

Lalu, Puncak Suroloyo berapa mdpl? Puncak ini memiliki ketinggian sekitar 981 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketinggian ini menjadikannya titik tertinggi di Pegunungan Menoreh, menawarkan udara yang sejuk dan pemandangan yang luar biasa. Bahkan, suhu di Puncak Suroloyo bisa terasa cukup dingin, terutama saat pagi hari atau malam, jadi pastikan kamu membawa jaket yang cukup tebal jika berencana datang saat itu. Untuk mencapai Puncak Suroloyo Samigaluh ini, kamu akan melewati jalur yang menantang namun sangat memuaskan dengan pemandangan perbukitan yang hijau.

Sejarah Puncak Suroloyo: Kisah dan Legenda yang Melegenda

Membahas Puncak Suroloyo tak lengkap rasanya tanpa mengulas sejarah Puncak Suroloyo. Puncak ini bukan hanya tentang keindahan alam, tapi juga menyimpan legenda dan cerita rakyat yang kuat, terutama terkait dengan tokoh pewayangan populer, Raden Mas Danang Sutawijaya, atau yang lebih dikenal dengan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam.

Konon, Panembahan Senopati mendapatkan wangsit (petunjuk gaib) untuk bertapa di puncak ini sebagai syarat menjadi raja besar di tanah Jawa. Selama bertapa, ia bermeditasi di tiga pertapaan atau pertapan yang ada di Puncak Suroloyo: Pertapaan Sariloyo, Pertapaan Mintorogo, dan Pertapaan Kaendran. Masing-masing pertapaan ini memiliki nilai spiritualnya sendiri dan masih sering dikunjungi oleh para peziarah hingga saat ini.

Menarik Untuk Dibaca :  Deretan Pantai Indah di Sepanjang JJLS Bantul, Rekomendasi untuk Wisata Keluarga Hingga Spot Mancing

Keberadaan legenda ini membuat Puncak Suroloyo memiliki aura mistis yang kuat, menarik tidak hanya wisatawan yang ingin menikmati pemandangan, tetapi juga mereka yang mencari kedalaman spiritual. Tidak heran jika kamu akan menemukan beberapa petilasan atau tempat yang diyakini sebagai jejak peninggalan Panembahan Senopati dan tokoh-tokoh spiritual lainnya di puncak gunung Suroloyo ini.

Makam di Puncak Suroloyo: Jejak Leluhur di Atas Awan

Selain petilasan, Puncak Suroloyo juga menyimpan sebuah lokasi yang penting bagi sebagian masyarakat, yaitu makam di Puncak Suroloyo. Ya, di salah satu titik puncak ini terdapat makam keramat yang diyakini sebagai makam Kyai Jati, salah seorang tokoh penyebar agama Islam yang turut serta dalam perjuangan Panembahan Senopati. Makam ini sering dikunjungi oleh para peziarah, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti malam Jumat Kliwon atau bulan Suro, untuk melakukan ritual dan berdoa.

Keberadaan makam ini semakin menguatkan identitas Puncak Suroloyo sebagai tempat yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai sejarah dan budaya. Ini adalah bukti bahwa Puncak Suroloyo, atau juga disebut Puncak Gunung Suroloyo, adalah sebuah lokasi yang menyatukan keindahan alam dengan dimensi spiritual yang mendalam.

Puncak Suroloyo Kulon Progo, sumber visitingjogja

Puncak Suroloyo Kulon Progo, sumber : visitingjogja

Daya Tarik Puncak Suroloyo sebagai Destinasi Wisata

Sebagai salah satu wisata puncak Jogja yang menarik, Puncak Suroloyo menawarkan berbagai pengalaman yang tak terlupakan:

  • Sunrise dan Sunset yang Memukau: Banyak pengunjung yang sengaja datang sejak dini hari untuk menyaksikan keindahan matahari terbit dari atas Puncak Suroloyo. Cahaya keemasan yang perlahan menyinari gugusan gunung dan Candi Borobudur adalah pemandangan yang sangat epik. Begitu pula saat senja, ketika matahari tenggelam perlahan, menciptakan siluet yang dramatis.
  • Pemandangan Empat Gunung: Dari gardu pandang Puncak Suroloyo, kamu bisa menikmati pemandangan gagahnya Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing secara bersamaan. Di antara keempat gunung tersebut, terlihat pula siluet Candi Borobudur yang ikonik, menambah keunikan panorama yang ditawarkan.

Pesona Alam Puncak Suroloyo: Surga di Atas Awan

Keindahan alam adalah daya tarik utama Puncak gunung Suroloyo. Saat tiba di puncaknya, pengunjung akan disuguhi panorama 360 derajat yang luar biasa. Hamparan perbukitan Menoreh yang hijau membentang luas, dihiasi dengan permukiman penduduk yang tersebar rapi. Jika cuaca cerah, Anda dapat melihat jelas gagahnya Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro yang berjajar megah di cakrawala. Pemandangan ini seringkali disebut sebagai "Negeri di Atas Awan" karena awan-awan tebal seringkali berada di bawah level puncak, menciptakan ilusi seolah Anda sedang berdiri di atas hamparan awan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Puncak Suroloyo adalah saat pagi hari, sebelum matahari terbit. Mendaki dalam kegelapan dan menyaksikan mentari perlahan muncul dari balik pegunungan adalah pengalaman yang tak ternilai harganya. Semburat oranye, merah, dan ungu yang mewarnai langit akan menjadi latar belakang sempurna untuk mengabadikan momen. Tak heran banyak fotografer yang menjadikan Puncak Suroloyo sebagai spot favorit mereka.

Menarik Untuk Dibaca :  Wisata Resto Watu Amben Jogja, Nongkrong Asyik Ditemani Pemandangan Alam yang Ciamik

Selain pemandangan gunung, Anda juga bisa melihat Candi Borobudur dari kejauhan. Keunikan ini menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi wisatawan yang penasaran ingin melihat salah satu keajaiban dunia dari sudut pandang yang berbeda. Dengan udara yang segar dan suhu di Puncak Suroloyo yang cenderung sejuk, bahkan dingin saat dini hari, tempat ini sangat cocok untuk melarikan diri dari hiruk pikuk perkotaan dan menenangkan pikiran.

Menuju Puncak Suroloyo: Akses dan Perjalanan

Bagi yang bertanya Puncak Suroloyo ada dimana dan cara ke Puncak Suroloyo, ada beberapa opsi rute yang bisa ditempuh. Meskipun secara administratif masuk wilayah Puncak Suroloyo Kulon Progo, rute yang paling sering digunakan dan relatif lebih mudah diakses adalah melalui Magelang, Jawa Tengah.

Rute dari Jogja (via Kulon Progo)

Jika Anda memulai perjalanan dari pusat kota Jogja, Anda bisa mengarahkan kendaraan menuju arah Kulon Progo. Jalur yang umum dilalui adalah melalui Godean atau Nanggulan menuju Kecamatan Samigaluh. Jalanan menuju Puncak Suroloyo dari arah Samigaluh cenderung menanjak dan berkelok-kelok, dengan beberapa bagian yang cukup curam. Disarankan untuk menggunakan kendaraan yang prima dan pengemudi yang berpengalaman. Beberapa petunjuk arah mungkin akan menunjukkan Desa Gerbosari, Samigaluh, yang merupakan lokasi Puncak Suroloyo Yogyakarta ini.

Rute dari Magelang (lebih populer)

Rute dari Magelang seringkali menjadi pilihan favorit karena kondisi jalan yang lebih baik dan cenderung tidak terlalu ekstrem dibandingkan dari arah Kulon Progo. Dari pusat kota Magelang, Anda bisa menuju arah Kecamatan Borobudur. Setelah melewati Candi Borobudur, ikuti petunjuk arah menuju Puncak Suroloyo. Jalanan akan mulai menanjak dan melewati desa-desa kecil dengan pemandangan perbukitan yang asri.

Meskipun demikian, baik dari arah Kulon Progo maupun Magelang, perjalanan menuju Puncak Suroloyo akan menantang dengan tanjakan yang cukup terjal dan tikungan tajam. Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati, terutama saat membawa penumpang. Area parkir tersedia di bagian bawah puncak, dan dari sana, Anda perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menaiki sekitar 300 anak tangga. Perjalanan menaiki tangga ini mungkin cukup menguras tenaga, tetapi pemandangan yang menanti di puncak akan sepadan dengan usaha Anda.

Puncak Suroloyo, sumber blogger.googleusercontent.com

Puncak Suroloyo, sumber : blogger.googleusercontent.com

Tips Berwisata ke Puncak Suroloyo

Agar pengalaman wisata Anda di Puncak Suroloyo Samigaluh semakin maksimal, berikut beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan:

  • Waktu Terbaik: Datanglah saat dini hari untuk menikmati matahari terbit (sunrise) atau sore hari untuk menikmati matahari terbenam (sunset). Pemandangan saat cuaca cerah akan jauh lebih memukau.
  • Persiapkan Fisik: Ada ratusan anak tangga yang harus didaki untuk mencapai puncak. Pastikan kondisi fisik Anda prima.
  • Pakaian Hangat: Karena suhu di Puncak Suroloyo bisa sangat dingin, terutama saat dini hari atau musim hujan, bawalah jaket tebal, sarung tangan, dan penutup kepala.
  • Sepatu Nyaman: Kenakan sepatu yang nyaman dan antiselip untuk mendaki anak tangga dan berjalan di area puncak.
  • Bawa Air Minum dan Cemilan: Perjalanan mendaki bisa melelahkan, jadi pastikan Anda tetap terhidrasi dan punya energi cadangan.
  • Kamera: Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan pemandangan indah yang akan Anda saksikan.
  • Jaga Kebersihan: Selalu buang sampah pada tempatnya dan jaga kelestarian alam di sekitar Puncak Suroloyo.
  • Hormati Adat Lokal: Karena Puncak Suroloyo juga merupakan situs spiritual, hargai tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Puncak Suroloyo Yogyakarta adalah destinasi yang sempurna bagi Anda yang ingin mencari ketenangan, menikmati keindahan alam, dan merasakan aura spiritual yang kuat. Keunikan lokasinya sebagai Puncak Suroloyo Kulon Progo Magelang menjadikannya titik pertemuan dua provinsi dengan pesona yang tak kalah memukau. Jadi, tunggu apa lagi? Rencanakan perjalanan Anda dan nikmati keajaiban di atas awan Puncak Suroloyo.